top of page

Akselerasi Solusi Hijau, ISTN Gelar Kick Off Pusat Lingkungan Berkelanjutan ISTN Center For Sustainable Environment (PLB ISTN)

Updated: 4 days ago



JAKARTA, 4 JUNI 2026 - Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) resmi mengumumkan pembentukan Pusat Lingkungan Berkelanjutan (PLB) ISTN (Center for Sustainable Environment) dalam rapat kick-off yang diselenggarakan di Ruang Sidang Rektorat Lantai II. Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan, Kepala LPPM dan Sekretaris LPPM, serta Tim Pengelola PLB ISTN. Konsolidasi ini menandai langkah awal lembaga baru yang disahkan melalui SK Rektor Nomor 062/01-A/V/2026 untuk merespons isu lingkungan global sekaligus memaksimalkan potensi riset internal kampus. Dengan mengusung tagline "Knowledge, Innovation, and Partnership for Sustainable Environment", pusat studi ini siap bergerak responsif dan inovatif.


Kampus Berwawasan Lingkungan sebagai Living Laboratory

Rektor ISTN, Dr. Ir. Isnuwardianto, DEA, menegaskan bahwa PLB ISTN harus menjadi wadah kolaborasi lintas program studi dan fakultas. Atas arahan Rektor, salah satu misi utama lembaga ini dipertajam secara lugas menjadi: "Mewujudkan kampus ISTN yang berwawasan lingkungan."

Sebagai program aksi cepat (Quick Win) dalam rencana kerja 100 hari pertama, PLB ISTN akan menyusun data dasar (baseline) lingkungan internal melalui Kajian Green Campus ISTN. Kajian ini mencakup pemetaan berbasis GIS dan drone untuk mengukur kualitas air (termasuk revitalisasi Danau ISTN), pengelolaan sampah, tata drainase, hingga emisi kampus. Kampus ISTN ditargetkan menjadi laboratorium hidup (living laboratory) sebelum program ini diperluas ke mitra luar.

Direktur PLB ISTN, Dr. Muhammad Komarudin, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh dari jajaran rektorat dan dekanat yang telah menginisiasi lahirnya pusat studi ini. Ia menekankan bahwa persiapan pembentukan lembaga ini telah dirancang secara matang dan paripurna agar langsung siap bekerja.

"PLB ISTN hadir sebagai inkubator solusi ilmiah yang terukur. Melalui Kajian Green Campus, kami tidak hanya melakukan audit lingkungan, tetapi juga memfungsikan seluruh area kampus sebagai pusat riset aktif. Kami sangat menyambut baik dorongan kolaborasi lintas disiplin, seperti peluang riset bersama Fakultas Farmasi untuk pemanfaatan indikator mikrobiologi air dan pengelolaan eco-enzyme dari limbah domestic. Kontribusi keilmuan biologi dan farmasi akan memperkuat pengelolaan limbah yang komprehensif di kampus kita" ujar Dr. Muhammad Komarudin.


Sinergi Pentahelix dan Program Unggulan

Selain fokus internal, PLB ISTN akan mengawal beberapa program strategis eksternal melalui pendekatan kebijakan berbasis data (data-driven policy), di antaranya:

  • UI Green Metric: Mengawal kepesertaan, pelaporan IKU terkait penanganan perubahan iklim, dan peringkat implementasi kampus hijau ISTN.

  • Teknologi Autothermix: Pilot project pengelolaan sampah modern di lingkungan kampus berkolaborasi dengan INI ISTN dan PT Toahaan Renewable Energy, yang akan diawali dengan kunjungan tim ke Bandung serta penyusunan MoU dan PKS.

  • Mitigasi Polusi Udara: Penjajakan kerjasama dengan BRIDA, Pemprov DKI (Dinas Lingkungan Hidup), dan industri lewat pendekatan riset berbasis IoT dan AI untuk memberikan masukan kebijakan mikro yang preventif, seperti simulasi digital dampak polusi.


Guna mendukung operasional harian, pimpinan kampus juga mengoordinasikan penyediaan ruang sekretariat bersama Wakil Rektor Sumber Daya. Selain itu, menanggapi usulan Wakil Rektor Akademik mengenai pentingnya ruang pamer (showcase) hasil luaran riset dan pengabdian masyarakat, pihak kampus tengah mengkaji pemanfaatan fasilitas Gedung Prima untuk dikembangkan sebagai Science Techno Park serta Pusat Inovasi Daerah bersama BAPPEDA.


Dr. Muhammad Komarudin menambahkan bahwa pendekatan Pentahelix ini akan menjadi jembatan utama dalam menangkap peluang pasar dan kebutuhan industri.

"Tantangan lingkungan saat ini menuntut aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui arahan Ketua Dewan Pengarah, kami akan segera menyusun checklist pemetaan kapasitas SDM internal untuk menetapkan skala prioritas program. Dengan mengintegrasikan teknologi modern seperti IoT dan AI dalam riset polusi bersama DLH DKI, kami optimistis PLB ISTN dapat menjadi trendsetter riset lingkungan sekaligus mewujudkan konsep teaching factory yang bermanfaat bagi kawasan sekitar kampus" tambahnya.

Dengan struktur kepengurusan yang kuat di bawah arahan Ketua Dewan Pengarah Prof. Dr. Bambang Soegijono, M.Si. dan Wakil Ketua Dewan Pengarah Dr. I Wayan G.S. Dewantara, S.T., M.M., PLB ISTN optimistis mampu bergerak cepat, tertata, akuntabel, dan berdampak nyata bagi dunia akademik maupun industri melalui pendekatan pentahelix.

Melalui komitmen kuat dari jajaran pimpinan universitas serta tim pengelola, PLB ISTN siap bergerak cepat, tertata, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat maupun industri.


Comments


logo whatsapp
bottom of page