Open House Pharmacy 2026 Fakultas Farmasi ISTN
- Ahmad Budi Gustama
- 5 days ago
- 2 min read
“Experience the Real Pharmacy World: Innovative, Interactive, and Inspiring”
Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026 - Fakultas Farmasi Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) sukses menyelenggarakan OPEN HOUSE PHARMACY 2026 dengan mengusung tema “Experience the Real Pharmacy World: Innovative, Interactive, and Inspiring.” Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa-siswi SMA/SMK dan masyarakat untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan farmasi, fasilitas pembelajaran, serta prospek karier di bidang kefarmasian.
Kegiatan yang diketuai oleh Aditiya Safriyan Nugroho ini berlangsung meriah dan diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah mitra. Open House Pharmacy 2026 merupakan salah satu upaya Fakultas Farmasi ISTN dalam memperkenalkan keunggulan akademik, fasilitas pendidikan, dan lingkungan pembelajaran kepada calon mahasiswa serta masyarakat luas.

Acara ini dihadiri oleh Dr. I Wayan G.S. Dewantara, S.T., M.M. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), Dr. apt. Dra. Subaryanti, M.Si. selaku Ketua Program Studi Sarjana Farmasi, Saiful Bahri, M.Si. selaku Sekretaris Program Studi Farmasi serta para dosen dan tendik Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN)


Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan registrasi peserta dan pembukaan acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne ISTN, serta pembacaan doa. Selanjutnya, acara memasuki sesi sambutan ketua program studi sarjana Farmasi dan pimpinan insitut.
Pada sesi berikutnya, peserta diperkenalkan dengan Profil Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) dan Profil Fakultas Farmasi ISTN, yang mencakup kurikulum, fasilitas laboratorium, kegiatan kemahasiswaan, hingga berbagai prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa dan dosen.
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian peserta adalah Room Tour Fakultas Farmasi, di mana para peserta diajak mengunjungi laboratorium dan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran untuk merasakan secara langsung suasana perkuliahan di Fakultas Farmasi ISTN. Antusiasme peserta juga terlihat dalam sesi tanya jawab interaktif, kuis tentang Fakultas Farmasi dan fasilitas mahasiswa, serta berbagai games dan doorprize yang menambah semarak acara.
Melalui penyelenggaraan Open House Pharmacy 2026, Fakultas Farmasi ISTN berharap dapat mencapai beberapa tujuan, yaitu:
Meningkatkan awareness masyarakat terhadap Fakultas Farmasi ISTN.
Meningkatkan jumlah calon mahasiswa baru.
Menciptakan pengalaman positif dan berkesan bagi seluruh peserta.
Memperkuat branding akademik Fakultas Farmasi ISTN sebagai institusi pendidikan yang unggul dan inovatif.
Menghasilkan dokumentasi promosi institusi untuk berbagai kegiatan publikasi.
Membangun dan mempererat jejaring dengan sekolah-sekolah mitra.
Penyelenggaraan OPEN HOUSE PHARMACY 2026 menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Farmasi ISTN dalam menghadirkan pendidikan yang inovatif, interaktif, dan inspiratif, sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia kefarmasian dan dunia pendidikan tinggi.
Melalui semangat “Experience the Real Pharmacy World: Innovative, Interactive, and Inspiring,” Fakultas Farmasi ISTN berharap dapat terus melahirkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan dunia kesehatan di Indonesia.
Dengan kegiatan Open House Pharmacy 2026 diharapkan mampu menjadi program unggulan promosi akademik Fakultas Farmasi ISTN yang memberikan pengalaman edukatif, interaktif, dan inspiratif kepada seluruh peserta. Dengan sinergi yang kuat antara dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta seluruh stakeholder kampus, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat citra Fakultas Farmasi ISTN sebagai institusi pendidikan farmasi yang modern, inovatif, dan kompetitif. Melalui kegiatan ini pula, Fakultas Farmasi ISTN menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu kefarmasian serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.





















Comments