Profesi Apoteker

PROFIL PROFESI APOTEKER

Dalam rangka memenuhi standar pengelolaan program studi, yang mencerminkan azas berkeadilan,jujur, dan kepedulian terhadap masyarakat dalam pembentukan pelaksanaan pendidikan tinggi guna menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang KEFARMASIAN.

 

VISI APOTEKER

Menjadi instotusi / program studi yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam bidang Industri Farmasi dan pelayanan kefarmasian yang menerapkan inovasi sains dan teknologi, di era global pada 2025.

 

MISI APOTEKER

  1. Melaksanakan dan meningkatkan kegiatan pendidikan yang mampu menghasilkan tenaga apoteker yang dapat menerapkan sains dan hasil inovasi riset Teknologi dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.
  2. Meningkatkan kualitas riset dan inovasi dalam bidang profesi apoteker serta melakukan publikasi sebagai upaya pengembagangan sains dan teknologi dengan mengedepankan tata nilai,etika,norma dan budaya.
  3. Bekerjasama di tingkat nasional secara adil dan saling menguntungkan dengan lembaga pemerintahan dan swasta, lembaga pendidikan dan penelitian, industri (farmasi, kosmetika, makanan, dan minuman), apotek, laboratorium klinik, rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat, organisasi profesi serta kelompok masyarakat, untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
  4. Meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dalam bidang profil Apoteker sebagai upaya penerapan dan pengembangan sains dan teknologi berbasis riset unggulan serta inovasi.
  5. Meningkatkan kualitas tata kelola, profesionalitas, kapabilitas, akuntabilitas, dan kemandirian penyelenggaraan pendidikan profesi Apoteker.
  6. Meningkatkan standar lulusan Apoteker yang dapat melalui uji kompentensi profesi apoteker nasional.

 

PROFIL LULUSAN

Lulusan program studi profesi Apoteker Fakultas Farmasi ISTN (Apoteker), setelah melakukan “Sumpah-Apoteker", dapat melakukan praktik profesi kefarmasian (mendapat Surat Tanda Registrasi Apoteker/STRA dan sertifikat kompetensi profesi apoteker) dan dapat mengurus ijin praktik profesi di Instansi Pemrintah (Dinkes) sesuai dengan perundangan yang berlaku serta etika profesi.

4110total visits,21visits today